kemari, kemarilah
di sini kita duduk saling tatap
bertukar kata
mungkin juga rasa
agar tak tercuri angin pikiran kita
aku di sini dan kau di situ
biar saja keriuhan itu membisu
panjang sudah jalan yang kau tapak
pun liku yang kujejak
tak perlu lagi menghitung jumlah rindu
seperti dulu, tak berkurang
juga tak bertambah
ia semedi di pucuk pucuk malam
hening berbilang waktu
sebentar, kupanggil dulu sunyi
biar jelas degup kita bicara
kau di situ, dan aku di sini
memilin masa
Kaki Merapi, 29 Juli 2015
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Jumat, 02 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HUJAN PAGI
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
dan karma itu menumpahkan hujan pada renjana yang membara lalu kita guratkan janji pada lenguh paling pagi jarak telah menjadi pencuri aku ...
-
Lalu waktu bergegas gegas seperti cemas yang sedang berkemas siapa yang telah menggenggam rindu pucuk pucuk rumput mendadak layu di batas...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar