Semburat saga mengundang matahari meredupkan binarnya
gema ilahi menggaung pada jiwajiwa merindu
gemericik air menghantar gerak dalam pensucian tubuh
maka bertelut semesta jiwa dalam segenap rindu
dan sunyi menjadi saksi pertautan dengan Sang Suci
Wahai jiwaku yang kembara di bawah matahari garang
senyapkan sejenak dalam dekap samudra rindu abadi
luruhkan segenap keangkuhan pada sujud
seiring rebah semesta dalam belai cinta nirvana
biar menari setiap bulir darah
dan berdendang sekujur syaraf pada sapa Ilahi
Yaa Allah, Yaa Rabb...
rinduku menggeletar seolah air mencari samudra
ijinkan sunyi merengkuhku dan mengecupkan hembusMU
pada detik magrib
pada sunyi Sang Suci
telutku adalah lentang jiwa padaMU
Yogyakarta, 22 Agustus 2011
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Minggu, 21 Agustus 2011
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HUJAN PAGI
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
it's already late, my love the dusk is left behind you find no more songs of birds so soft let's set courses in the hallows of mi...
-
the morning comes and caresses your face and I hold your name along my days I swear to the sun of the love I slipped in your dream I di...
-
Baru saja terlempar dari balik jendela selembar tisu tergolek di tanah basah jelaga mata tlah terbuang secuil gelisah pada patahnya Gem...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar