Daun-daun luruh,
satu-satu menyapaku
membawa berita tentangmu yang tak mungkin
teraih dalam pelukku.
Tanyakan pada mimpi
rasa apa yang sedang bersemi
tanyakan pada hati
bayang-bayang yang datang pergi
dalam resah tak bertepi
Yogyakarta, November 2010
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Kamis, 11 November 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Dewi Keadilan di Negriku
dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...
-
dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...
-
these scattered memories of glittering lies and love though hardened in the rainy night won't a second leave from my sight whispering br...
-
Masih kubaca jejak catatan tanah ini genang nanah dan sedu tangis membayangi rintih negri perutperut menantang dengan tulang dada terpangg...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar