aku hunus malam
dan kutikamkan di jantungmu
engkau termangu
dan detak kencang meradang
lalu aku punguti sisa waktu
pagi hanya sisakan janji
5 Mei 2017
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Jumat, 04 Mei 2018
Asmara
mari kita hitung detak dada
lalu mengguratkan di bebatuan
yang kemudian menggeliat dan menjadi nama kita
29/04/2016
lalu mengguratkan di bebatuan
yang kemudian menggeliat dan menjadi nama kita
29/04/2016
Sabtu, 14 April 2018
kembali malam menyapa
desaunya mengiris pada dinding ingatan
kusodorkan catatan diam
dari ruang ruang sepiku
mereka berjabat angan
aku tersisa dilanda debur
rindu terlalu lama menganggur
kembali malam menyapa
aku tak hendak terjaga
nanti saja di penggalah rasa
kita bersua
kutambah lagi catatan diam
di ruang sepi yang lebam
Jogja, 14 April 2018
desaunya mengiris pada dinding ingatan
kusodorkan catatan diam
dari ruang ruang sepiku
mereka berjabat angan
aku tersisa dilanda debur
rindu terlalu lama menganggur
kembali malam menyapa
aku tak hendak terjaga
nanti saja di penggalah rasa
kita bersua
kutambah lagi catatan diam
di ruang sepi yang lebam
Jogja, 14 April 2018
Jarak Rindu
tolong jaga baik baik
aku titipkan di sini sejumput rindu
ia akan tumbuh menyemak dan merimbun
menjadi perdu
ketika kekasihku datang
katakan padanya,
ini perdu tak pernah jeda
melafazkan namamu
jogja, 14 April 2018
aku titipkan di sini sejumput rindu
ia akan tumbuh menyemak dan merimbun
menjadi perdu
ketika kekasihku datang
katakan padanya,
ini perdu tak pernah jeda
melafazkan namamu
jogja, 14 April 2018
Sabtu, 07 April 2018
Kepada Pagi
tiap saat kusiangi rimbun
yang dulu sekali kau titipkan
di selasar batinku
ia telah menjadi belantara
menghidupi jiwaku
senandungku merupa gema pagi
mencatati bulir embun di setiap nadi
namamu terpantul di sana
dan ombak menggemakan di samudera
kepada pagi aku bertelut
demi namamu yang tak pernah usai berpaut
kepada pagi aku menembang
demi cinta yang tak kenal padam
meski didera sejuta lebam
Jogja, 08 April 2018
yang dulu sekali kau titipkan
di selasar batinku
ia telah menjadi belantara
menghidupi jiwaku
senandungku merupa gema pagi
mencatati bulir embun di setiap nadi
namamu terpantul di sana
dan ombak menggemakan di samudera
kepada pagi aku bertelut
demi namamu yang tak pernah usai berpaut
kepada pagi aku menembang
demi cinta yang tak kenal padam
meski didera sejuta lebam
Jogja, 08 April 2018
SUKMAWATI
sudah kau tusuk riuh
dengan rusuh
kata kata berkarat
dari sudut sudut sarat muslihat
memang sajakmu demikian matahari
pada perbatasan remang pagi
sekaligus kokok jago yang berderap
pada jiwa jiwa yang dipaksa lelap
duhai engkau, mengertilah
kosongmu sudah lahirkan luka
jiwa jiwa melepuh berbalut bara
orang orang kemudian menenun gelisah
duhai engkau, lihatlah
kata kata yang kau umbar
bahkan air laut pun terbakar
kau tuang angkara dari lembah lembah
Sukmawati,
tak lagi puisi kau saji
tapi belati merajam bumi pertiwi
karena batinmu kelam
berlumut dan tenggelam
dalam hitam kolam
Jogja, 03 April 2018
dengan rusuh
kata kata berkarat
dari sudut sudut sarat muslihat
memang sajakmu demikian matahari
pada perbatasan remang pagi
sekaligus kokok jago yang berderap
pada jiwa jiwa yang dipaksa lelap
duhai engkau, mengertilah
kosongmu sudah lahirkan luka
jiwa jiwa melepuh berbalut bara
orang orang kemudian menenun gelisah
duhai engkau, lihatlah
kata kata yang kau umbar
bahkan air laut pun terbakar
kau tuang angkara dari lembah lembah
Sukmawati,
tak lagi puisi kau saji
tapi belati merajam bumi pertiwi
karena batinmu kelam
berlumut dan tenggelam
dalam hitam kolam
Jogja, 03 April 2018
Langganan:
Komentar (Atom)
HUJAN PAGI
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
dan karma itu menumpahkan hujan pada renjana yang membara lalu kita guratkan janji pada lenguh paling pagi jarak telah menjadi pencuri aku ...
-
these scattered memories of glittering lies and love though hardened in the rainy night won't a second leave from my sight whispering br...