yang ada di benak
perlahan mengerak,
menunggu lunak
menunggu bijak
menunggu
menunggu
kebodohan yang bisu
bergerak
bergerak
yang di benak sudah mengerak
satu, dua, tiga
mati... suri...
Jogja, hari buruh ’14
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Selasa, 06 Mei 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HUJAN PAGI
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
dan karma itu menumpahkan hujan pada renjana yang membara lalu kita guratkan janji pada lenguh paling pagi jarak telah menjadi pencuri aku ...
-
these scattered memories of glittering lies and love though hardened in the rainy night won't a second leave from my sight whispering br...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar