kubuka pagi dengan selimut mawar
matahari bermanja di rambutmu
di cerlangnya aku mabuk wewangi
cecapi aroma renjana paling hati
lepas gigil masa
lekukmu liuk cemara
pada desah musim angin
kelopakmu geriap rerumputan
seduh pada musim berganti
percik sudah senyum pelangi
Jogja, 13 Februari 2017
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Jumat, 02 Maret 2018
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
HUJAN PAGI
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
these scattered memories of glittering lies and love though hardened in the rainy night won't a second leave from my sight whispering br...
-
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
Biarlah kurekah fajar agar koyak kelam yang menutupi rautmu akan kurobek kabut agar tersibak tirai yang sembunyikan kerlingmu biar kubelah...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar