Selasa, 22 September 2026

Dewi Keadilan di Negriku

dewi keadilan makin terkoyak hatinya
dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya
kini timbangan di tangan hilang dicuri
di negri yang katanya gemah ripah loh jinawi

keracunan massal terjadi berkali-kali
pada anak-anak masa depan
tanpa ada pasal hukum yang bisa dijatuhkan
tangis dan kepanikan para ibu tinggallah berita
hanya menjadi catatan dan wacana belaka

dewi keadilan tak mampu lagi menggerakkan pedang
menebas ketakadilan yang demikian telanjang
sebab tak ada lagi timbangan
dan tangannya dirantai puncak-puncak kekuasaan


Jogja, 10 September 2026

Sepenggal Kisah dari Jutaan Resah

dulu ada seseorang dituduh meracuni seorang lainnya
ia kena pidana, dipenjara bertahun lamanya
itu satu orang, hanya satu orang
dan tidak berulang-ulang

lihatlah sekarang di berbagai warta
keracunan massal di mana-mana
berjumlah ribuan anak-anak dan remaja
terjadi berulang-ulang
tak ada satu pun hukum yang berang
sementara korban merintih dan meregang

itu pasti bukan keracunan
itu jelas pengracunan

mereka yang menderita
yang menuntut tanggungjawab pengelola
menjadi tertuduh, seolah para perusuh
terhadap program yang tak mungkin lagi berlabuh
sedang para pengelola
kongkalingkong dengan penguasa
lenggang kangkung dengan leluasa

kau tanya pidana untuk mereka?
hah, hukum pun memihak mereka

begitu lah kisah di negri antah berantah
sepenggal kisah dari jutaan resah

Kaki Merapi, 18 September 2026

Rabu, 31 Mei 2023

HUJAN PAGI

 hujan pagi di musim kemarau

dan bulir padi usai dituai

aroma tanah basah

dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup

menggurat rautmu di pelupukku

selepas rinai itu

tercumbu rindu baru

padamu

ya, kepadamu


Kaki Merapi, 01 Juni 2015

Selasa, 30 Mei 2023

MASIH

 


Biarlah kurekah fajar

agar koyak kelam yang menutupi rautmu

akan kurobek kabut

agar tersibak tirai yang sembunyikan kerlingmu

biar kubelah mendung sesah

agar lengang rinai cintamu basahi kering hati

dan kuhembuskan nafasku di sela anak rambutmu

menyusupkan gairah purba


telah puncak getar geriap mendera

karna langkah di pijak goyah

penuh sudah dedaunan susupkan dingin di tiap ruasnya

hingga membeku jantungku


angin laut hadirkan bongkah kenang atas liuk tubuhmu

serupa tari cemara di desah musim

jarijari pagi tuliskan pesan di tiap embun

rindu masih merimbun


Jogja 2011

Senin, 29 November 2021

Nafas Doa

 nafas nafas yang kita bagi

di hening musim demi musim

menawarkan bisa gigil abadi

yang lama di dada kita bermukim

lihatlah ujung-ujung jemarimu

rinduku bukankah masih di situ

agar dalam tiap gerak doamu

bisikmu tak henti mengetuk jantungku


kaki merapi 281114

Selasa, 02 November 2021

Seribu Rindu

dan karma itu

menumpahkan hujan

pada renjana yang membara


lalu kita guratkan janji 

pada lenguh paling pagi

jarak telah menjadi pencuri


aku dan kau lupa

bukan jarak berkehendak

tapi waktu tak pernah berpihak 


kau dan aku

dan seribu rindu mengilu


Yogyakarta, 2 Nov 2018

Senja Itu

 Lalu waktu bergegas gegas

seperti cemas yang sedang berkemas 

siapa yang telah menggenggam rindu 

pucuk pucuk rumput mendadak layu

di batas akhir tatapan senja


Di sini, 

di senja bungsu ladang tebu

kuhirup lagi kenangan engkau dan aku

dan kulesakkan di selasar hati

sebelum waktu bergegas menjemput 

mari sejenak lagi kita berpagut 


Dendam cinta ini masih membara

meski ditelikung fatamorgana 


Jogja 2 November 2017

Dewi Keadilan di Negriku

dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...