Pram's Poetry
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Selasa, 22 September 2026
Dewi Keadilan di Negriku
Sepenggal Kisah dari Jutaan Resah
itu satu orang, hanya satu orang
dan tidak berulang-ulang
lihatlah sekarang di berbagai warta
keracunan massal di mana-mana
berjumlah ribuan anak-anak dan remaja
terjadi berulang-ulang
tak ada satu pun hukum yang berang
sementara korban merintih dan meregang
itu jelas pengracunan
yang menuntut tanggungjawab pengelola
menjadi tertuduh, seolah para perusuh
terhadap program yang tak mungkin lagi berlabuh
sedang para pengelola
lenggang kangkung dengan leluasa
hah, hukum pun memihak mereka
sepenggal kisah dari jutaan resah
Kaki Merapi, 18 September 2026
Rabu, 31 Mei 2023
HUJAN PAGI
hujan pagi di musim kemarau
dan bulir padi usai dituai
aroma tanah basah
dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup
menggurat rautmu di pelupukku
selepas rinai itu
tercumbu rindu baru
padamu
ya, kepadamu
Kaki Merapi, 01 Juni 2015
Selasa, 30 Mei 2023
MASIH
Biarlah kurekah fajar
agar koyak kelam yang menutupi rautmu
akan kurobek kabut
agar tersibak tirai yang sembunyikan kerlingmu
biar kubelah mendung sesah
agar lengang rinai cintamu basahi kering hati
dan kuhembuskan nafasku di sela anak rambutmu
menyusupkan gairah purba
telah puncak getar geriap mendera
karna langkah di pijak goyah
penuh sudah dedaunan susupkan dingin di tiap ruasnya
hingga membeku jantungku
angin laut hadirkan bongkah kenang atas liuk tubuhmu
serupa tari cemara di desah musim
jarijari pagi tuliskan pesan di tiap embun
rindu masih merimbun
Jogja 2011
Senin, 29 November 2021
Nafas Doa
nafas nafas yang kita bagi
di hening musim demi musim
menawarkan bisa gigil abadi
yang lama di dada kita bermukim
lihatlah ujung-ujung jemarimu
rinduku bukankah masih di situ
agar dalam tiap gerak doamu
bisikmu tak henti mengetuk jantungku
kaki merapi 281114
Selasa, 02 November 2021
Seribu Rindu
dan karma itu
menumpahkan hujan
pada renjana yang membara
lalu kita guratkan janji
pada lenguh paling pagi
jarak telah menjadi pencuri
aku dan kau lupa
bukan jarak berkehendak
tapi waktu tak pernah berpihak
kau dan aku
dan seribu rindu mengilu
Yogyakarta, 2 Nov 2018
Senja Itu
Lalu waktu bergegas gegas
seperti cemas yang sedang berkemas
siapa yang telah menggenggam rindu
pucuk pucuk rumput mendadak layu
di batas akhir tatapan senja
Di sini,
di senja bungsu ladang tebu
kuhirup lagi kenangan engkau dan aku
dan kulesakkan di selasar hati
sebelum waktu bergegas menjemput
mari sejenak lagi kita berpagut
Dendam cinta ini masih membara
meski ditelikung fatamorgana
Jogja 2 November 2017
Dewi Keadilan di Negriku
dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...
-
these scattered memories of glittering lies and love though hardened in the rainy night won't a second leave from my sight whispering br...
-
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...
-
dan karma itu menumpahkan hujan pada renjana yang membara lalu kita guratkan janji pada lenguh paling pagi jarak telah menjadi pencuri aku ...