Kamis, 01 Maret 2018

12 Tahun Cinta

Kubisikkan kisahku pada angin
yang baru saja berlalu
12 tahun sudah bersama
setelah 6 tahun memadu
Betapa manis kegetiran itu
hanya dalam luka penuh cuka
ada syukur bahagia
hanya dalam pedih penuh rintih
sujud ini berarti
Tuhan penuh kasih
memberi cinta tak berbatas pada kita
dan angin melambaikan tangan
dari kejauhan


Jogja, 5 Juli 2010

Iya, Kamu

Kukunyah sakit ini, dan kulautkan remahnya
agar kelak menjadi hujan
dan menyuburkan rerumputan cintaku
kepadamu....
iya, kamu


Jogja, 14 Juni 2014

Telah Kita Semai Cinta di Awal Musim Hujan

kutengok hatiku
melingkar-lingkar
di pusaran air kehidupan
timbul tenggelam
melambaikan cinta di setangkai kayu tua
gemetar digerogoti sejarah
sedang kau sibuk menghitung anak tangga
tak pernah mencapai puncak

sudahlah
lupakan semua
bukankah telah kita semai
cinta di awal musim hujan
agar tumbuh menjadi teratai
tempat para katak bermain dan bernyanyi riang
dan ikanikan berenang berkejaran
sembunyi di bawahnya

waktu memang tak pernah berpihak
ia merayap, berlari, terbang, melesat tak perduli
cinta tlah menjalarkan akarnya
di sekujur urat nadi
membiarkan tumbuh meliar
mengganas
menggerogoti tulang
sisakan ngilu
sisakan luruh
sejarah purba yang selalu baru

kita saling tatap di jarak dan waktu
dan bunga teratai berbiak menyemak
pada selongsong cinta
tak mampu aku menghitung jumlah


Jogja, 14 Februari 2017

Gelisah Sunyi

Malam ini kabut
nyanyi jengkerik menerobos selanya
temaram lampu jalan
sunyi sedang gelisah

kabut di kepalaku
bulan tak mampu menyibaknya
langkahku buta
gelisah ku sunyi


Jogja, 10 Desember 2012

Cinta Dalam Lipatan Waktu

Kuhitung sisa malam ini
tak ada lagi gemericik daun maupun
desah angin pada air sungai
barangkali tertinggal di lipatan waktu
seperti keriput yang mulai beraksi
menyombongkan diri di wajahmu
tinggal berapa lembar lagi detak bulan
menyapa hingga kita percaya
bahwa cinta seringkali menumbuhkan
malam malam yang merana
tanpa rembulan
tanpa gemericik dedaunan
tanpa desah pada air sungai
ah, sisa malam
kuharap menjadi gurindam

Jogja, 08 Maret 2015

Di Simpang Musim

tunggu aku di simpang musim
atau letakkan saja senyummu di sana
akan kutemukan kau
sebab aromamu rapi tersimpan
di kepala


Jogja, 15 Oktober 2015

Rindu Melepuh

Duhai, sungguh rindu memeluh
pada biru rasamu
pula rasaku
ini rindu,
pelepah cinta yang
menyembilu


Jogja, 3 Mei 2013

Dewi Keadilan di Negriku

dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...