sudah tertulis di dedaun sejarah
siang malam tak lagi berzirah
waktu kembali meranggas
antara kau dan aku
Kaki Merapi, 6 September 2012
Aku dan pergulatanku menyusupi celah-celah kehidupan yang membawaku dalam kembara yang tak mengenal jeda. Baru kumengerti bahwa sunyi adalah belati berkarat yang mampu membawa sekarat...
Kamis, 06 September 2012
Selasa, 04 September 2012
Kuronce Kembang
sudah kuronce kembang banyak warna ini untukmu
biar dia jadi pelangi dan indahmu tak lagi terkata
jangan lagi kau tuang tinta
agar kelam tak lagi merindu
Kaki Merapi, 4 September 2012
biar dia jadi pelangi dan indahmu tak lagi terkata
jangan lagi kau tuang tinta
agar kelam tak lagi merindu
Kaki Merapi, 4 September 2012
Minggu, 02 September 2012
SAMPANG
di tiap sudut dada bedug bertalu
siapa yang tahu
itu suara setan atau malaikat
sebab semua sudah pekat
bertimbun seluruh gairah melumat
ujung jari menjadi sakti
terlumur darah yang tak pernah terbukti
Kaki Merapi, 3 September 2012
siapa yang tahu
itu suara setan atau malaikat
sebab semua sudah pekat
bertimbun seluruh gairah melumat
ujung jari menjadi sakti
terlumur darah yang tak pernah terbukti
Kaki Merapi, 3 September 2012
Kamis, 30 Agustus 2012
Kemarau
kulihat kemarau sudah lelah
dia rindu air susumu
pecahkan saja sumbatnya
biar mengalir kembali sungaisungai
meredam lebam bilurbilur kehidupan
dan lidahlidah tak lagi menelan ludah
Kaki Merapi, 31 Agustus 2012
dia rindu air susumu
pecahkan saja sumbatnya
biar mengalir kembali sungaisungai
meredam lebam bilurbilur kehidupan
dan lidahlidah tak lagi menelan ludah
Kaki Merapi, 31 Agustus 2012
Selasa, 28 Agustus 2012
Matahari Magrib
Matahari magrib
luka yang adalah luka akan terenda
kembali sediakala saat kita langitkan segenap jiwa
pada menaraNYA
Matahari magrib
senja belum tentu selalu kelam
jika saga kita tetap terjaga
di kiblatNYA
Kaki Merapi, 29 Agustus 2012
*sajak tanggapan atas sajak mas Ardi J Nugroho dgn judul yang sama*
luka yang adalah luka akan terenda
kembali sediakala saat kita langitkan segenap jiwa
pada menaraNYA
Matahari magrib
senja belum tentu selalu kelam
jika saga kita tetap terjaga
di kiblatNYA
Kaki Merapi, 29 Agustus 2012
*sajak tanggapan atas sajak mas Ardi J Nugroho dgn judul yang sama*
Senin, 27 Agustus 2012
Nyekar 2012
Mama
kami datang ke peraduanmu maha sunyi
berlipat tahun rindu hanya meruah riak
biarlah arus derasnya tersimpan rapi
untuk kelak pertemuan kita di kediaman
maha abadi
Kediri, 17 Agustus 2012
kami datang ke peraduanmu maha sunyi
berlipat tahun rindu hanya meruah riak
biarlah arus derasnya tersimpan rapi
untuk kelak pertemuan kita di kediaman
maha abadi
Kediri, 17 Agustus 2012
Malam Nuzulul Qur'an
meluruhlah dalam sunyi maha sunyi
hanya jiwa bicara
kembara pada tiap pendar maha cahaya
hanyut oleh dzikir tanpa akhir
meluruhlah dalam sunyi maha sunyi
dzikirmu adalah kereta kencana
berkuda tahlil, tahmid, dan kihmad
mengarung laut ikhlas maha luas
meluruhlah dalam sunyi maha sunyi
di sana lailatul qodar tersenyum
mengecupi jiwamu dengan cinta paling cinta
Kaki Merapi, 10 Agustus 2012
hanya jiwa bicara
kembara pada tiap pendar maha cahaya
hanyut oleh dzikir tanpa akhir
meluruhlah dalam sunyi maha sunyi
dzikirmu adalah kereta kencana
berkuda tahlil, tahmid, dan kihmad
mengarung laut ikhlas maha luas
meluruhlah dalam sunyi maha sunyi
di sana lailatul qodar tersenyum
mengecupi jiwamu dengan cinta paling cinta
Kaki Merapi, 10 Agustus 2012
Langganan:
Postingan (Atom)
Dewi Keadilan di Negriku
dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...
-
dewi keadilan makin terkoyak hatinya dia telah ikhlaskan hilang kedua matanya kini timbangan di tangan hilang dicuri di negri yang katanya g...
-
these scattered memories of glittering lies and love though hardened in the rainy night won't a second leave from my sight whispering br...
-
hujan pagi di musim kemarau dan bulir padi usai dituai aroma tanah basah dan kelepak burung sesayup daun yang kuyup menggurat rautmu di pel...


